Kabar Terbaru | 23 Mei 2009
Home » Arsip Berita Terkini » Berpetualang di Hutan Bersama I-Tutor.net
Berpetualang di Hutan Bersama I-Tutor.net
Hari itu tanggal 22 Januari 2009 ada sekitar 25 anak dari I-Tutor.net, lembaga pendidikan Bahasa Inggris untuk anak-anak, berbondong-bondong datang ke P-WEC untuk melakukan kegiatan Outdoor Education. Anak-anak yang mayoritas dari playgroup, TK dan SD ini sangat antusias untuk segera pergi ke Hutan. Kedatangan mereka hari itu di P-WEC disambut oleh kakak fasilitator dari P-WEC yang telah bersiap melakukan petualangan ke Hutan. Untuk menuju hutan sudah disiapkan mobil pick-up. Mereka terlihat begitu riang bergabung bersama dalam satu mobil bak terbuka itu.
Selama perjalanan menuju hutan mereka menikmati pemandangan pedesaan dan menghirup udara sejuk pedesaan dan angin sepoi-sepoi menerpa rambut mereka. Sepuluh menit perjalanan, akhirnya kakak fasilitator pun mengatakan, ”Adik-adik kita sudah sampai”. Setelah semua turun dari mobil peserta bertanya-tanya, ”Kak, di mana Hutannya?”. Kakak fasilitator menjelaskan bahwa untuk menuju hutan mereka harus berjalan 10 menit lagi.
Ternyata menuju hutan memang tidak mudah, karena harus melewati perkebunan petani. Tetapi sambil berjalan kaki, fasilitator P-WEC menceritakan mengenai keberagaman hutan yang ada di Indonesia. Saat ditanya apakah mereka pernah pergi ke hutan. Dan ternyata hampir semua menjawab, ”Belum Kak”. ”Coba tebak apa yang akan kita temui di hutan ?” tanya kakak fasilitator dari P-WEC. ”Pohon.., binatang” teriak salah satu peserta. Baru kemudian kakak dari P-WEC menjelaskan tentang hutan dan keberagaman makhluk yang hidup di dalamnya.
Ketika sudah memasuki daerah yang memiliki banyak pohon yang rimbun dan tinggi, salah satu peserta bertanya ”Kak, kita sudah sampai Hutan ya?”. Kemudian rombongan berhenti sebelum memasuki hutan karena kakak dari P-WEC mengajak melakukan permainan kecil. Permainannya adalah Katak dan Ular. Peserta dibuat tertawa dan riang oleh permainan ini meskipun berada di dekat hutan. Selain itu dari permainan ini mereka menjadi tahu mengenai interaksi hubungan antara hutan dan satwa yang ada dialam.
Setelah itu, peserta diajarkan prilaku ketika berada di alam dengan menjadi “detektif alam”. Terdapat beberapa boneka satwa mulai jenis serangga, laba-laba, siput dll yang sudah disembunyikan. Tugas dari peserta adalah mencari benda-benda tersebut di dalam hutan, tetapi tidak boleh mengambilnya.
Selama pencarian ini mereka dilarang bersenda gurau dan memindah apapun dari hutan agar satwa-satwa kecil tidak terganggu dengan kedatangan mereka. Selama perjalanan masuk ke dalam hutan ini peserta tepaksa harus mengawasi tumbuhan dan satwa sekecil apapun yang terlihat dengan cermat.
Akhirnya di tengah hutan mereka bisa bercerita satu sama lain boneka apa saja yang mereka temukan. ”Kak, saya tidak menemukan boneka ulat”. Bagi beberapa peserta, boneka satwa yang memiliki warna hampir sama dengan warna di alam sulit ditemukan. Dari penjelasan fasilitator P-WEC ternyata diketahui bahwa hal itulah yang dilakukan beberapa satwa di alam untuk mengelabuhi mangsanya.
