Petungsewu Wildlife Education Center (P-WEC)

Kabar Terbaru | 1 Agustus 2010
Home » Arsip Berita Terkini » 200 Siswa Padati Workshop Pelatihan Pengolahan Limbah...

200 Siswa Padati Workshop Pelatihan Pengolahan Limbah di P-WEC




Miniatur kapal dari bahan limbahMiniatur kapal dari bahan limbah

Dalam program workshop pelatihan pengolahan limbah untuk seni ramah lingkungan di petungsewu wildlife education center (P-WEC) diikuti 200 lebih siswa dari kota dan kabupaten Malang. Kegiatan yang dipusatkan di balai kijang p-wec ini tak hanya didominasi pelajar saja, pemuda kucur turut berperan aktif dalam program tahunan ini.

Pelatihan yang diadakan pada akhir pekan (31/07) ini menghadirkan para seniman dan perupa serta pengrajin asal Malang dan Surabaya. Bambang Hariaji seorang seniman asal Surabaya menjelaskan bahwa bahan-bahan alam adalah media dan suplaiyer bahan seni yang sangat melimpah dan murah serta ramah lingkungan sebagai media kreasi. Hal ini diamini Karjo serang kreator kerajinan berbahan plastik dan limbah organik asal Malang.

Menurut Djumangin pengrajin miniatur replika kapal dari kaleng bekas asal Surabaya menambahkan, bahwa dalam berkreasi tidak harus mengeluarkan ongkos mahal agar menjadi barang dengan memiiki nilai seni dan ekonomi. Senada dengan Djumangin, Erik pengrajin batok kelapa asal Malang ini menjelaskan bahwa kreasi yang memiliki nilai ekonomi juga tak harus berbahan langka dan mahal. Hal ini dibuktikan dengan kreasi tas dan lampu satwanya yang langsung ditawar pengunjung.

Program pelatihan pengolahan limbah ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat yang kian tahun mengalami peningkatan secara signifikan. Dari data tahun 2009, jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari di Indonesia hingga mencapai 11,330 ton/hari. Jumlah ini kian bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat yang serba praktis.

Sampah yang dihasilkan kian beragam jenis sehingga diperlukan proses panjang untuk dapat diuraikan secara alami tanpa menimbulkan efek pencemaran bahkan ada beberapa sampah buangan yang tidak dapat dihancurkan sama sekali oleh alam seperti sterofoam.

Selama ini masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan hanya menghasilkan dan membuang sampah begitusaja tanpa ada pengolahan yang baik. Permasalahan ini kian lengkap dengan belum adanya penampungan dan pemanfaatan yang proporsional sehingga banyak menimbulkan masalah.

Dari pengolahan ini diharapkan peserta dapat memiliki kreatifitas dalam mengolah limbah yang dihasilkan agar menjadi barang dengan nilai ekonomi serta diharapkan dapat mengurangi sampah yang kian tak terurus.