Petungsewu Wildlife Education Center (P-WEC)

Kabar Terbaru | 31 Maret 2010
Home » Arsip Berita Terkini » SMP Hang Tuah 18 Sidoarjo Mengenal Lebih Dekat tentang Alam

SMP Hang Tuah 18 Sidoarjo Mengenal Lebih Dekat tentang Alam




SMP Hang Tuah 18 Sidoarjo Mengenal Lebih Dekat tentang AlamSMP Hang Tuah 18 Sidoarjo Mengenal Lebih Dekat tentang Alam

Sekolah yang mengadakan kegitan di P-WEC bukan hanya sekolah yang ada di Malang saja namun juga dari luar kota Malang, seperti yang dilakukan oleh siswa SMP Hang uah 18 Sidorajo pada tanggal 20 Maret 2010. Para siswa dari kota udang itu mengikuti paket edukasi "one day nature".

Rasa capek selama perjalanana dari Sidorajo ke P-WEC tak melunturkan semangat mereka untuk belajar alam dan bermain game di P-WEC. Terbukti dengan banyaknya game edukasi yang diselesaikan dengan cekatan dan penuh keceriaan. "Jika selama ini mereka hanya belajar dalam ruangan, disini kita harapkan mereka mendapatkan pengalaman nyata untuk menambah wawasan mereka tentang alam karena pengalaman seperti ini tidak mereka dapatkan di sekolah karena kesempatan untuk bermain di alam tersita dengan padatnya jadwal sekolah yang ditambah dengan ekskul", terang Lastri pendamping mereka.

Selain belajar tentang alam, kegiatan ini bertujuan untuk merefresh kembali fisik mereka karena beberapa hari ini disibukkan dengan berlatih seni peran sebagai persiapan tampil di Jakarta. Rasa penat karena padatnya kegiatan selama ini seketika hilang ketika mereka dengan riuh riang bermain "kaki ulat". Jika selama ini mereka tak pernah berkotor-kotor dan lepas dari alas kaki, tapi dalam permainan ini menmgharuskan mereka bermain tanpa menggunakan alas kaki dan mata tertutup. Rasa geli menggelitik mereka untuk merasakan benar-benar hidup di alam, sehingga mereka dapat merasakan berbagai jenis benda yang mereka injak karena dibalik apa yang mereka injak ada berbagai jenis satwa yang hidup di bawahnya.

Tak salah jika mereka berprestasi dalam seni peran, kemampuan mereka terbukti dengan game "kucing kurus" yang menuntut ketrampilan dalam berperan diselesaikan dengan baik. Tak hanya itu, game blind circus dan dan kehilangan habitat yang kami suguhkan dilahap dengan cepat. Selain itu mereka juga belajar mencintai satwa dan pohon dengan cara menjadi orangtua asuh.

Menurut Dwiky, rasa penasaran akan P-WEC terbayar sudah karena selama ini mereka hanya dapat membayangkan dari cerita mereka yang pernah ke P-WEC. Berbeda dengan Dwiky, menurut Ganesha dan Roro permainan akan bertambah seru jika mereka menginap dan ada game pada malam hari.